Saturday, September 5, 2015

ADAKAH SAKIT SAAT BERHUBUNGAN INTIM,KETAHUI DISINI PENYEBABNYA !!


ADAKAH SAKIT SAAT BERHUBUNGAN INTIM,KETAHUI DISINI PENYEBABNYA !!
Bercinta tak selamanya menyenangkan. Bagi sebagian wanita, seks bisa menjadi amat sengsara. 30 persen wanita dilaporkan merasakan sakit saat berhubungan seks.
Meski banyak yang merasakan sakit, bukan berarti itu adalah masalah yang biasa. Pakar kesehatan seksual, Debra Herbenick mengatakan, sakit selama seks adalah sinyal dalam tubuh yang mengatakan ada sesuatu yang salah.
Berikut ini beberapa situasi sakit saat bercinta yang sering terjadi dan juga solusinya seperti dilansir Prevention.
1. Terburu-buru
Wanita lebih lama untuk bisa terangsang dibanding pria. Ada kalanya pria ingin cepat-cepat masuk ke bagian intercourse padahal pasangannya masih belum cukup terangsang. Tentu ini membuat kelamin wanita merasakan sakit saat penis mulai mencoba masuk ke dalam vagina.
>Solusinya: Lakukanlah foreplay lebih lama seperti berciuman atau sekadar berguling-guling bersama pasangan. Mungkin, untuk sebagian orang bisa menonton film bersama atau melakukan oral.
2. Belum cukup licin
Penetrasi akan terasa menyakitkan jika bagian vagina belum cukup licin. Ditambah, jaringan vagina tidak cukup dilumasi untuk penetrasi selama 5-7 menit setelah otak Anda mulai masuk dalam permainan. Nah, penting untuk diketahui bahwa mandi air hangat sebelum bercinta bisa mengeringkan cairan vagina, begitu pula pil KB dan obat alergi.
>Solusinya: Cobalah menggunakan cairan pelumas sebelum bercinta. Mungkin Anda tidak terlalu sering menggunakannya, tapi siapkan saja di samping ranjang jika suatu saat cairan vagina kering.
3. Tertekan dan stres
Aktivitas yang padat setiap hari dan bekerja dalam tekanan tentu bisa mengganggu kegiatan seks Anda. Rileks adalah faktor penting melakukan seks.
>Solusinya: Cobalah untuk saling memijat satu sama lain. Jika tak biasa melakukan pijat, Anda bisa juga mencoba kelas yoga untuk membuat tubuh lebih rileks.
4. Ukuran
Bagi sebagian kecil pasangan, masalah ukuran kelamin menjadi salah satu penyebab rasa sakit selama seks. Bisa jadi, alat kelamin pria besar, sementara pasangannya memiliki ukuran sangat kecil.
>Solusinya: Beberapa kasus bisa dibantu dengan menggunakan cairan pelumas. Tapi, dalam situasi dimana penis memukul leher rahim atau menyebabkan peregangan yang tidak nyaman, Anda bisa mengganti posisi seks. Cobalah untuk mengganti posisi wanita di atas (woman on top) yang memberikan Anda kontrol lebih besar saat bercinta.
5. Infeksi kelamin
Sejumlah infeksi pada alat kelamin bisa menjadi penyebab sakit saat bercinta, seperti herpes, atau infeksi jamur. Bahkan, wanita yang tidak tahu dirinya terinfeksi jamur bisa menyebabkan perubahan di vulva atau vagina yang memberi rasa sakit saat seks.
>Solusinya: Kebanyakan infeksi kelamin bisa disembuhkan dengan bantuan obat. Pergilah ke dokter untuk menyembuhkan infeksi tersebut.
6. Endometriosis
Kondisi ini dimana jaringan yang melapisi rahim mulai berkembang ke daerah lain. Ini bisa menimbulkan rasa sangat sakit saat berhubungan dan penetrasi vagina.
>Solusinya: Sayangnya, sakit karena endometriosis hanya bisa disembuhkan dengan menjalani operasi laparoskopi. Sebaiknya, segera konsultasi ke dokter dan melakukan USG jika merasa sakit saat bercinta, sakit selama haid, dan keluarga memiliki sakit yang sama.
7. Iritasi usus
Tak banyak orang yang memikirkan hubungan seks dan kotoran. Tetapi, iritasi usus mungkin sudah lazim terjadi, namun ini bisa menyakitkan saat bercinta. Pikirkan kembali jika Anda mengalami gejalanya seperti kram usus, sembelit atau diare, dan pastinya sakit saat seks.
>Solusinya: Pergilah ke dokter dan konsultasikan rasa sakitnya. Ada banyak cara mengurangi gejalanya seperti mengubah pola diet, obat-obatan, dan kurangi stres.
8. Perubahan
Perubahan pada vagina selama menopause melibatkan lebih dari sekedar pelumas, terutama setelah menopause selesai. Bagian vagina dan vulva bisa menjadi lebih sensitif yang bisa membuat sakit selama bercinta.
>Solusinya: Ada banyak cara untuk mengurangi gejala menopause. Mulailah dengan menemui dokter kandungan untuk mendapatkan perawatan yang membantu Anda tetap menikmati gairah seks.
Semoga bermanfaat sis

No comments:

Post a Comment